block caving method berikut contoh gambar dari ilustrasi metode block caving. dari model bijih, pemboran dan peledakan, loading(pemuatan), dan hauling(belt conveyer).
ilustrasi lengkap dalam bentuk video, silahkan download disini
Panas Bumi adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetik semuanya tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem Panas Bumi. Panas bumi adalah sumber daya alam yang dapat diperbarui, berpotensi besar serta sebagai salah satu sumber energi pilihan dalam keanekaragaman energi.
Panas Bumi merupakan sumber energi panas yang terbentuk secara alami di bawah permukaan bumi. Sumber energi tersebut berasal dari pemanasan batuan dan air bersama unsur-unsur lain yang dikandung Panas Bumi yang tersimpan di dalam kerak bumi. Untuk pemanfaatannya, perlu dilakukan kegiatan penambangan berupa eksplorasi dan eksploitasi guna mentransfer energi panas tersebut ke permukaan dalam wujud uap panas, air panas, atau campuran uap dan air serta unsur-unsur lain yang dikandung Panas Bumi. Pada prinsipnya dalam kegiatan Panas Bumi yang ditambang adalah air panas dan uap air.
Pemanfaatan energi panas bumi relative ramah lingkungan karena unsur-unsur yang berasosiasi dengan energi panas tidak membawa dampak lingkungan atau berada dalam batas ketentuan yang berlaku. Panas Bumi merupakan sumber energi panas dengan ciri terbarukan karena proses pembentukannya terus-menerus sepanjang masa selama kondisi lingkungannya dapat terjaga keseimbangannya.
Emisi CO2, SO2, dan NO2 yang dihasilkan PLTP terhitung sangat rendah. PLTP juga tak mengakibatkan degradasi mutu lingkungan karena tidak ada penambangan di permukaan, tumpahan minyak, dan penggenangan habitat.
Potensi Panas Bumi.
Energi panas bumi adalah termasuk energi primer yaitu energi yang diberikan oleh alam seperti minyak bumi, gas bumi, batubara dan tenaga air. Energi primer ini di Indonesia tersedia dalam jumlah sedikit (terbatas) dibandingkan dengan cadangan energi primer dunia. Sebagai gambaran sedikitnya atau terbatasnya energi tersebut adalah berdasarkan data pada Tabel I.
Tabel 1 Cadangan energi primer dunia.
cadangan Minyak Bumi
Indonesia 1,1 % Timur Tengah 70 %
Cadangan Gas Bumi
Indonesia 1-2 % Rusia 25 %
Cadangan Batubara
Indonesia 3,1 % Amaerika Utara 25 %
Sedangkan cadangan energi panas bumi di Indonesia relatif lebih besar bila dibandingkan dengan cadangan energi primer lainnya, diperkirakan mencapai 27 GWe atau setara dengan 40 persen sumberdaya panasbumi dunia, hanya saja belum dimanfaatkan secara optimal.
KENDALA Pegembangan Geothermal di Indonesia Harga jual uap untuk pembangkit listrik saat ini berkisar 3,7 s/d 38 sen US$/kWh, sedangkan harga jual listrik berkisar 4,2 s/d 4,4 sen US$/kWh.
TEKNOLOGI PEMBORAN GEOTHERMAL
Mahalnya biaya eksplorasi sumur panas bumi itu tergantung dari seberapa dalam reservoirnya-seberapa tinggi temperatur reservoirnya-seberapa canggih teknologi yg dipakai-biaya pembebasan lahan dan juga seberapa besar resiko yg akan akan terjadi pd saat pemboran dilakukan. sudah jelas akan lebih mahal jika kontraktor pemborannya berasal dari luar negeri...... tapi jika melihat dari sisi drilling enggineeringnya sumur pabum lebih murah dibandingkan dgn sumur migas, alasan antara lain : 1. Karena pada pemboran di pabum jarang terjadi yg namanya blow-out ato bisa juga disebut terbakarnya menara pemboran (rig) & sumur akibat adanya fluida formasi (gas&minyak) bertekanan tinggi yang bereaksi dengan api dan oksigen. 2. Pada pemboran pabum juga tidak perlu dikhawatirkan jika terjadi lost circulation lumpur pemboran, karena bila ditemukan patahan / zona lost circulation. patahan tersebut bisa jd merupakan jalur migrasi uap&air panas, berbeda dengan di migas yang bila dijumpai masalah serupa pemboran migas dihentikan lalu mengangkat pipa pemboran kemudian memasang casing (selubung baja) untuk menghentikan lost circulation tersebut, ini jelas akan menambah biaya pemborannya. 3. Sumur pabum tidak ada yg terletak ditengah laut, jadi transport buat alat2 pemborannya akan lebih murah, resiko kerjanya juga tidak terlalu besar.
Dari informasi sayatan penampang dan analisis data bor untuk tambang open pit bijih besi seperti yang terlihat pada gambar dihalaman sebelah,hitunglah estimasi cadangan bijihnya dan kadar rata-ratanya. Hitunglah pula volume soil dan batuan(overburden) serta stripping rationya. Data kedalaman diberikan disebelah kiri dan kadarnya dalam persen disebelah kanan. Area yang dilingkari diukur dengan planimeter (dalam satuan inch2). Gunakan factor tonase 14,0 feet3/long tonne (0,390 m3/tonne). Hitunglah kalkulasinya dalam bentuk table dan tunjukkan langkah-langkah kerjanya!
KEGIATAN PERENCANAAN DAN PENAMBANGAN BATUBARA PT.THIESS CONTRACTORS INDONESIA (TCI) PADA TAMBANG BATUBARA SENAKIN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN
SARI
Pelaksanaan kegiatan kerja praktek ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang lebih lanjut kepada para mahasiswa dalam melihat alur kerja di suatu industri pertambangan sehingga pola fikir mahasiswa menjadi lebih meningkat dan berorientasi untuk masa depan. Lokasi pelaksanaan kerja praktek secara administrasi termasuk Kabupaten Kotabaru dengan ibukotanya Kotabaru Propinsi Kalimantan Selatan. Secara geografis terletak diantara 115º 15’ BT – 116º 30’ BT dan 02º 20’ – 04º 21’ LS. Di daerah ini terletak tambang batubara Senakin yang dilaksanakan oleh PT. Thiess Contractors Indonesia (TCI). Litologi di daerah penelitian secara berurutan terdiri dari serpentinite dan batuan metasedimen yang merupakan anggota Formasi Manunggal dan Formasi Alino. Formasi batuan ini merupakan dasar cekungan dari endapan batubara. Ketebalan lapisan batubara ini berkisar antara 3 – 12 meter. Lapisan batubara sepanjang 40 km dari utara ke selatan sampai kedalam pantai sepanjang 14 km dengan arah perlapisan batuan N 50 E/300 . Formasi Tanjung ditutupi oleh Formasi Berai yang berumur Oligosen - Miosen terdiri atas batu gamping, batu lempung, batu pasir, intrusi basal dan batu pasir vulkanik. Peringkat/rank batubara yang ditambang adalah batubara SubBituminus sampai batubara Bituminus dengan nilai kalori sekitar 6500-7000 Kcal dengan kualitas batubara yang diinginkan dibagi berdasarkan kandungan abu rata-rata 12% dan kandungan sulfur 0,8-1,1%. Cadangan batubara yang layak ditambang (mineable reserve) pada tambang batubara Senakin dengan rata-rata nilai Stripping Ratio 7 bcm/ton dan ketebalan batubara minimal 50 cm sebesar 400.000 ton batubara per bulan, dengan total overburden yang dipindahan rata-rata per bulan adalah 2.800.000 bcm. Total batubara bersih(wash coal) dari jig washing plant sekitar 160,000 ton per bulan dan dense medium plant (DMP) sekitar 120,000 ton per bulan dengan recovery sekitar 80%. Metode penambangan yang dilakukan adalah open pit mining yaitu penambangan dengan cara membuat lubang bukaan ke dalam permukaan bumi yang mengandung lapisan batubara. Secara umum kegiatan penambangan batubara oleh PT. Thiess Contractors Indonesia pada Tambang Senakin meliputi penyiapan lahan, pengupasan lapisan tanah pucuk (topsoil removal), pengupasan dan pembongkaran lapisan tanah penutup(overburden), penambangan batubara dan kegiatan reklamasi . Perusahaan pertambangan PT. Thiess Contractors Indonesia telah mengupayakan pelaksanaan penambangan yang baik dan benar (good mining practices), diantaranya mengoptimalkan dalam penghitungan sumberdaya dan cadangan, recovery penambangan dan pengangkutan dan pengelolaan lingkungan yang baik.
Download contoh laporan on job training lengkap, disini
penggunaan software dalam hal ini AutoCad LD dalam rekayasa pertambangan mungkin dibutuhkan sebagai skill seorang engineer tambang.
Pengeplotan Titik Bor
Mendudukan titik bor (plotting) merupakan pekerjaan awal dalam penggambaran peta kontur struktur.
Pembuatan Peta Kontur Struktur
Peta kontur struktur merupakan peta yang menggambarkan posisi batubara yang ada di bawah permukaan. Tujuan pembuatan peta kontur struktur ini untuk menentukan pola penyebaran outcrop seam tertentu dan besar kemiringan batubara, serta untuk mengetahui struktur lapisan batubara yang ada di bawah permukaan.
Penggambaran kontur struktur pada LDD dapat dilakukan bilamana di layar LDD sudah tergambar sebaran titik bor yang memiliki koordinat dan ketinggian
Pembuatan Surface Baru
Pembuatan surface dimaksudkan untuk memasukkan data gambaran muka tanah yang baru, sehingga perlu diberi nama sebagai file surface.
Pembuatan Kontur
dibutuhkan dalam hal2 survey
Membuat Cropline
Untuk mengetahui pola penyebaran outcrop pada peta kontur struktur, kita dapat lakukan dengan menghubungkan titik-titik yang merupakan perpotongan antara dua garis kontur (dalam hal ini kontur topografi dan kontur struktur) pada elevasi yang sama.
Pembuatan Penampang
Pembuatan sayatan ini tegak lurus dengan datum base line dengan jarak akurasi 30 meter, dengan perbandingan 1 : 1000.
Pembuatan sayatan penampang pada LDD dapat dilakukan pada satu atau lebih surface (permukaan lapisan).
Perhitungan Volume Overburden (Lapisan Tanah Penutup)
Proses Menentukan Luas Overburden
Pada prinsipnya, perhitungan cadangan dengan menggunakan metode cross section ini adalah mengkuantifikasikan cadangan pada suatu areal dengan membuat penampang-penampang yang dapat mewakili model endapan pada daerah tersebut. Perhitungan Volume overburden dipengaruhi oleh luas sayatan overburden dan jarak antara sayatan. (Perhitungannya menggunakan program Microsoft Excel)
Perhitungan Volume Cadangan Batubara
Proses Menentukan Luas Cadangan Batubara
Proses perhitungan luas cadangan batubara pada LDD sama dengan perhitungan luas sayatan overburden. Begitu pula halnya dengan perhitungan volume cadangan batubarayang dalam perhitungannya menggunakan program Microsoft Excel.
Perhitungan cadangan pada LDD didasarkan pada luas endapan batubara, berat jenis, jarak akurasi dan faktor geologi. Faktor geologi merupakan faktor-faktor kehilangan cadangan akibat tingkat keyakinan geologi maupun akibat teknis penambangan.
Faktor geologi tersebut dapat berupa :
·Geological Losses, yaitu faktor kehilangan akibat adanya variasi ketebalan, parting, maupun pada saat pengkorelasian lapisan batubara.
·Mining Losses, yaitu faktor kehilangan akibat teknis penambangan, seperti faktor alat, faktor safety dan lain-lain.
·Processing Losses, yaitu faktor kehilangan akibat diterapkan metode pencucian batubara atau kehilangan pada proses lanjut di stockpile.
Perhitungan Stripping Ratio
Penentuan stripping ratio dapat di hitung dengan metode cross section
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net