yup,.. salah satu product perangkat lunak yang sangat berarti bagi Mine planner.. Check it out!
prepare data yang dibutuhkan :
- surface tophography
- Pit design (staging ex : stage 1, stage 2 ....)
- Final Design
- Bock model with attribute (sg, grade/assay, litho/type material to defined class material)
tampilan MineSched dalam bentuk animasi (kanvas)
tampilan membuat untuk flow chart material movement
tampilan sequen penambangan berdasarkan segment
secara umum aplikasi minesched memang memudahkan untuk palnning secara umum tapi menurut saya lebih power full untuk long therm plan sementara untuk shorterm mnungkin masih aplicable selama keseluruhan data tersusun dengan baik dengan risk actual problem minim.
ini adalah hasil dokumentasi di salah satu tambang di lokasi Bombana di Sulawesi tenggara.
peralatan pengolah emas biasa di sebut tromol atau gelondong. dengan prinsip kerja dari silinder baja yang di putar dengan sistem mekanis memakai belt. didalamnya terdapat bola baja serta saluran /selang untuk tempat pengisian medium pengikat emas (air raksa/mercury). pengolahan seperti itu biasa di sebut amalgamasi.
Amalgamasi adalah proses penyelaputan partikel emas oleh air raksa dan membentuk amalgam (Au – Hg). Amalgam masih merupakan proses ekstraksi emas yang paling sederhana dan murah, akan tetapi proses efektif untuk bijih emas yang berkadar tinggi dan mempunyai ukuran butir kasar (> 74 mikron) dan dalam membentuk emas murni yang bebas (free native gold). Proses amalgamasi merupakan proses kimia fisika, apabila amalgamnya dipanaskan, maka akan terurai menjadi elemen-elemen yaitu air raksa dan bullion emas. Amalgam dapat terurai dengan pemanasan di dalam sebuah retort, air raksanya akan menguap dan dapat diperoleh kembali dari kondensasi uap air raksa tersebut. Sementara Au-Ag tetap tertinggal di dalam retort sebagai logam.
selain itu dalam tambang rakyat biasanya menggunakan metode konvensional dalam menambang. dalam hal ini tingkat keselamatan sanagat minim. pembuatan test pit dilakukan manual dengan pahat dan palu sampai kedalaman yang tdk terkontrol(minim pengetahuan akan ganesa mineral) dan untuk sistem pernapasan menggunakan plastik silinder panjang dimana udara di pompa melalui kompresor yg ada di permukaan. untuk sistem transportasi perkakas di atas test pit di buat sebuah katrol yg biasanya berbahan alami (rotan)
"pemodelan cadangan" mengacu pada estimasi spasial dari data assay (kadar) dari suatu bahan galian. parameter estimasi pun beragam diantaranya ore thickness, grade/kadar, density, specific gravity dan parameter lain yang berguna untuk evaluasi cadangan.
"block model" sendiri merupakan estimasi dalam bentuk tiga dimensi yang dibagi berdasarkan ukuran blok yang diinginkan. metode estimasi pun beragam (Ordinary krigging, inverse distance, nearest neighbourth point, dll)
tampilan "blok model" pada perangkat lunak surpac 6.1.2 secara visual (kasus : endapan nikel laterit) dari data block model kita dapat menghitung tonase dan volume dari ore yang telah d estimasi sehingga dapat menjadi acuan untuk tahapan penambangan selanjutnya
untuk tutorial pembuatan block model silahkan klik disini
harap download data untuk praktikum "pemodelan dan evaluasi cadangan" pada link download d bawah.
kemudian buat file exel baru dgn nama litologi dalam format (.csv) file litologi.csv mengikuti format file ASSAY.csv yg sdh di download kemudian tambahkan kolom baru dengan judul litologi. isi kol0m litologi sesuai aturan (menurut kadar %Ni) : 0.5-1.5 = waste ; >1.5 = ore ; <0.5 = BR
kemudian buat file exel baru dgn nama survey dalam format (.csv) file survey.csv mengikuti format file COLLAR.csv yg sdh di download kemudian tambahkan kolom baru dengan judul dip. isi kol0m dip dengan asumsi dip = vertikal ----> -90
Presentasi teknik peledakan mulai dari : - Filosofi peledakan - efektivitas dan efisiensi peledakan - Pola peledakan - geometri peledakan - prosedur peledakan
block caving method berikut contoh gambar dari ilustrasi metode block caving. dari model bijih, pemboran dan peledakan, loading(pemuatan), dan hauling(belt conveyer).
ilustrasi lengkap dalam bentuk video, silahkan download disini
Dari informasi sayatan penampang dan analisis data bor untuk tambang open pit bijih besi seperti yang terlihat pada gambar dihalaman sebelah,hitunglah estimasi cadangan bijihnya dan kadar rata-ratanya. Hitunglah pula volume soil dan batuan(overburden) serta stripping rationya. Data kedalaman diberikan disebelah kiri dan kadarnya dalam persen disebelah kanan. Area yang dilingkari diukur dengan planimeter (dalam satuan inch2). Gunakan factor tonase 14,0 feet3/long tonne (0,390 m3/tonne). Hitunglah kalkulasinya dalam bentuk table dan tunjukkan langkah-langkah kerjanya!
KEGIATAN PERENCANAAN DAN PENAMBANGAN BATUBARA PT.THIESS CONTRACTORS INDONESIA (TCI) PADA TAMBANG BATUBARA SENAKIN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN
SARI
Pelaksanaan kegiatan kerja praktek ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang lebih lanjut kepada para mahasiswa dalam melihat alur kerja di suatu industri pertambangan sehingga pola fikir mahasiswa menjadi lebih meningkat dan berorientasi untuk masa depan. Lokasi pelaksanaan kerja praktek secara administrasi termasuk Kabupaten Kotabaru dengan ibukotanya Kotabaru Propinsi Kalimantan Selatan. Secara geografis terletak diantara 115º 15’ BT – 116º 30’ BT dan 02º 20’ – 04º 21’ LS. Di daerah ini terletak tambang batubara Senakin yang dilaksanakan oleh PT. Thiess Contractors Indonesia (TCI). Litologi di daerah penelitian secara berurutan terdiri dari serpentinite dan batuan metasedimen yang merupakan anggota Formasi Manunggal dan Formasi Alino. Formasi batuan ini merupakan dasar cekungan dari endapan batubara. Ketebalan lapisan batubara ini berkisar antara 3 – 12 meter. Lapisan batubara sepanjang 40 km dari utara ke selatan sampai kedalam pantai sepanjang 14 km dengan arah perlapisan batuan N 50 E/300 . Formasi Tanjung ditutupi oleh Formasi Berai yang berumur Oligosen - Miosen terdiri atas batu gamping, batu lempung, batu pasir, intrusi basal dan batu pasir vulkanik. Peringkat/rank batubara yang ditambang adalah batubara SubBituminus sampai batubara Bituminus dengan nilai kalori sekitar 6500-7000 Kcal dengan kualitas batubara yang diinginkan dibagi berdasarkan kandungan abu rata-rata 12% dan kandungan sulfur 0,8-1,1%. Cadangan batubara yang layak ditambang (mineable reserve) pada tambang batubara Senakin dengan rata-rata nilai Stripping Ratio 7 bcm/ton dan ketebalan batubara minimal 50 cm sebesar 400.000 ton batubara per bulan, dengan total overburden yang dipindahan rata-rata per bulan adalah 2.800.000 bcm. Total batubara bersih(wash coal) dari jig washing plant sekitar 160,000 ton per bulan dan dense medium plant (DMP) sekitar 120,000 ton per bulan dengan recovery sekitar 80%. Metode penambangan yang dilakukan adalah open pit mining yaitu penambangan dengan cara membuat lubang bukaan ke dalam permukaan bumi yang mengandung lapisan batubara. Secara umum kegiatan penambangan batubara oleh PT. Thiess Contractors Indonesia pada Tambang Senakin meliputi penyiapan lahan, pengupasan lapisan tanah pucuk (topsoil removal), pengupasan dan pembongkaran lapisan tanah penutup(overburden), penambangan batubara dan kegiatan reklamasi . Perusahaan pertambangan PT. Thiess Contractors Indonesia telah mengupayakan pelaksanaan penambangan yang baik dan benar (good mining practices), diantaranya mengoptimalkan dalam penghitungan sumberdaya dan cadangan, recovery penambangan dan pengangkutan dan pengelolaan lingkungan yang baik.
Download contoh laporan on job training lengkap, disini
penggunaan software dalam hal ini AutoCad LD dalam rekayasa pertambangan mungkin dibutuhkan sebagai skill seorang engineer tambang.
Pengeplotan Titik Bor
Mendudukan titik bor (plotting) merupakan pekerjaan awal dalam penggambaran peta kontur struktur.
Pembuatan Peta Kontur Struktur
Peta kontur struktur merupakan peta yang menggambarkan posisi batubara yang ada di bawah permukaan. Tujuan pembuatan peta kontur struktur ini untuk menentukan pola penyebaran outcrop seam tertentu dan besar kemiringan batubara, serta untuk mengetahui struktur lapisan batubara yang ada di bawah permukaan.
Penggambaran kontur struktur pada LDD dapat dilakukan bilamana di layar LDD sudah tergambar sebaran titik bor yang memiliki koordinat dan ketinggian
Pembuatan Surface Baru
Pembuatan surface dimaksudkan untuk memasukkan data gambaran muka tanah yang baru, sehingga perlu diberi nama sebagai file surface.
Pembuatan Kontur
dibutuhkan dalam hal2 survey
Membuat Cropline
Untuk mengetahui pola penyebaran outcrop pada peta kontur struktur, kita dapat lakukan dengan menghubungkan titik-titik yang merupakan perpotongan antara dua garis kontur (dalam hal ini kontur topografi dan kontur struktur) pada elevasi yang sama.
Pembuatan Penampang
Pembuatan sayatan ini tegak lurus dengan datum base line dengan jarak akurasi 30 meter, dengan perbandingan 1 : 1000.
Pembuatan sayatan penampang pada LDD dapat dilakukan pada satu atau lebih surface (permukaan lapisan).
Perhitungan Volume Overburden (Lapisan Tanah Penutup)
Proses Menentukan Luas Overburden
Pada prinsipnya, perhitungan cadangan dengan menggunakan metode cross section ini adalah mengkuantifikasikan cadangan pada suatu areal dengan membuat penampang-penampang yang dapat mewakili model endapan pada daerah tersebut. Perhitungan Volume overburden dipengaruhi oleh luas sayatan overburden dan jarak antara sayatan. (Perhitungannya menggunakan program Microsoft Excel)
Perhitungan Volume Cadangan Batubara
Proses Menentukan Luas Cadangan Batubara
Proses perhitungan luas cadangan batubara pada LDD sama dengan perhitungan luas sayatan overburden. Begitu pula halnya dengan perhitungan volume cadangan batubarayang dalam perhitungannya menggunakan program Microsoft Excel.
Perhitungan cadangan pada LDD didasarkan pada luas endapan batubara, berat jenis, jarak akurasi dan faktor geologi. Faktor geologi merupakan faktor-faktor kehilangan cadangan akibat tingkat keyakinan geologi maupun akibat teknis penambangan.
Faktor geologi tersebut dapat berupa :
·Geological Losses, yaitu faktor kehilangan akibat adanya variasi ketebalan, parting, maupun pada saat pengkorelasian lapisan batubara.
·Mining Losses, yaitu faktor kehilangan akibat teknis penambangan, seperti faktor alat, faktor safety dan lain-lain.
·Processing Losses, yaitu faktor kehilangan akibat diterapkan metode pencucian batubara atau kehilangan pada proses lanjut di stockpile.
Perhitungan Stripping Ratio
Penentuan stripping ratio dapat di hitung dengan metode cross section
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net
Easy to customize it, from your blogger dashboard, not needed to know the codes etc. Video tutorial is available, also a support forum which will help to install template correctly. By DeluxeTemplates.net